JAKARTA, IndonesiaSept. 18, 2019 /PRNewswire/ — Appnext, the largest on-device and in-app mobile discovery platform, announced the opening of its offices in Indonesia and the appointment of Edo Fernando as Country Manager to accelerate the company’s continued growth and expansion throughout SEA. In this capacity, Fernando will oversee business development for Appnext in Indonesia. Edo is bringing extensive experience in business development and driving market share with deep expertise in mobile and customer experience.

With over a hundred million mobile users and predictions that the e-commerce space in Indonesia will reach a market value of $65 billion by 2022, with 2/3 of the retail already happening on mobile devices, developers that harness digital technologies as Appnext, will be at the forefront of this growth. Based on its current growth and new investments, Appnext estimates to reach 30B app recommendations a month by mid-2020.

Elad Natanson, CEO & Founder of Appnext, commented: “Following our recent success and growth in the Indonesian app market with our exclusive in-app and on-device placements serving 9B monthly app recommendations to mobile users in Indonesia, we have decided to increase our investments in this significant region.  Our goal is to support developers in accelerating their growth by providing a greater reach to a global audience with our unique app recommendations engine that powers over 2B app recommendations daily to 300M DAU globally. We are looking forward to working closely with local app developers and invite them to become a part of our already established and growing partner’s ecosystem in Indonesia including top 3 mobile device brands and leading advertisers such as Garena, Shopee, Tiket.com, Blibli.com, Airy, to name a few.”

Appnext will hold a cocktail reception to celebrate the office opening in Jakarta on September 24, at 6pm at Pasola lounge, The Ritz Carlton Jakarta, Pacific Place, and will be available for demos at the e2eCommerce event, on September 25-26.

About Appnext

Appnext is the largest on-device and in-app discovery platform, powering 2B app recommendations via over 20 daily interactions along users’ mobile journey.

Through its direct partnerships with top OEMs, operators and app developers, Appnext creates a new discovery experience in over 10,000 mobile touchpoints, utilizing its ‘Timeline’ technology that predicts the app users are likely to use next. Appnext’s recommendations are helping app marketers reach more engaged users and get their apps discovered, used and re-used.

For more information, please visit https://www.appnext.com  Connect with Appnext on Twitter and LinkedIn

Contact Details :

Orit Sharon
Director of Marketing Communications
orit@appnext.com

SOURCE Appnext


Di tengah maraknya fintek di bidang pembiayaan, Flip.id hadir dengan model yang berbeda yakni membantu masyarakat Indonesia untuk melakukan transfer antarbank tanpa biaya. Kini, layanan yang sudah mendapat lisensi dari Bank Indonesia sejak Oktober 2016 ini menghadirkan layanan baru untuk Bisnis dan Perusahaan, layanan ini bernama Big Flip. Layanan ini merupakan solusi yang dihadirkan Flip.id untuk memudahkan para pelaku bisnis untuk mendistribusikan dananya kepada para mitra bisnis dan karyawannya.

Big Flip merupakan produk kedua dari Flip.id. Sebelumnya Flip.id menawarkan layanan transfer antarbank untuk personal dengan biaya gratis, dimana layanan serupa dikenakan biaya mulai dari Rp6500. Hingga saat ini layanan Flip sudah memiliki lebih dari 550.000 pengguna dan nilai transaksi sebesar 800 miliar rupiah tiap bulannya.

Co-Founder dan CEO Flip.id Rafi Putra Arriyan menjelaskan, “Setelah mendapatkan izin dari Bank Indonesia, Flip terus menggali kebutuhan pengguna kami, dari sana kami melihat bahwa terdapat masalah pada sistem kirim uang yang digunakan oleh bisnis dan perusahaan terutama untuk mengirimkan uang ke banyak orang, hingga pada akhirnya kami memutuskan untuk menyediakan layanan Big Flip bagi bisnis dan perusahaan untuk mempermudah pengiriman uang ke banyak tujuan dengan layanan yang mudah, murah, dan aman”.

Use case untuk para pengguna Big Flip cukup variatif, diantaranya adalah untuk pembayaran insentif harian/mingguan perusahaan, pembayaran payroll, pencairan deposit dari dompet digital, serta pembayaran merchants dan vendor.

Sejak pertama kali diluncurkan pada Februari 2017, Big Flip dapat mempertahankan laju pertumbuhan sebesar 20% tiap bulannya. Meski saat ini sudah ada beberapa layanan serupa, Flip yakin dapat bersaing dan memajukan industri finansial Indonesia. Rafi menambahkan, “Kami memiliki misi untuk memberikan layanan finansial terbaik dengan layanan yang fair kepada masyarakat Indonesia, Flip dan Big Flip yang baru kami luncurkan adalah langkah awal kami untuk mewujudkan misi tersebut, masih banyak inovasi lain yang sedang kami siapkan”.

Kedepannya Flip.id akan terus berinovasi untuk memajukan industri keuangan di Indonesia, salah satunya dengan menghadirkan layanan transfer dengan skala lebih besar serta layanan finansial nontransfer yang diharapkan dapat membantu lebih banyak orang.

Untuk informasi lebih lanjut
Balgis Alkaff (Marketing Communication)
balgis@flip.id
0812-1919-0501

 

source : https://flip.id/



Peresmian situs e-commerce “wellness” Fits.id di Jakarta / Fits.id

e2eCommerce Indonesia adalah konferensi dan pameran yang dirancang untuk ekosistem ecommerce, dalam rangka percepatan ekonomi  digital Indonesia, menyatukan para pemain kunci dan mendorong diskusi  tentang masalah strategis dan operasional serta membantu melahirkan solusi sistem canggih untuk pemegang merek,  pengecer, pasar / operator eCommerce, operator parsel dan logistik untuk Indonesia.

Gaya hidup sehat kini mulai jadi pilihan sejumlah masyarakat di Indonesia. Hal ini bisa terlihat dari munculnya komunitas olahraga, timbulnya kesadaran untuk diet dan memilih makanan sehat demi menghindari penyakit. Potensi tersebut ingin diseriusi lebih dalam oleh e-commerce “wellness” Fits.id yang telah resmi sejak 11 Februari 2019.

Head of Marketing Strategic and Partnership Fits.id Pondra Nala Permana menjelaskan, Fits.id berangkat dari pemikiran holistik tentang arti kesehatan serta minimnya platform yang dapat dituju masyarakat untuk mencari produk dan jasa kesehatan. Selama ini keberadaan kategori produk sehat kurang beragam sehingga kurang bisa memenuhi kebutuhan kesehatan secara holistik.

“Fits.id hadir sebagai pionir di bidang wellness e-commerce untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi akan produk dan jasa kesehatan terpercaya,” terangnya dalam keterangan resmi.

Dikutip dari data Nielsen’s New Global Health and Ingredient-Sentiment Survey 2016, disebutkan 70% masyarakat modern Indonesia sudah menjalani diet tertentu untuk menghindari penyakit degeneratif. Sementara 68% lainnya memilih berinvestasi lebih pada makanan dengan kandungan yang sesuai dengan diet mereka.

Alhasil berbagai produk dan jasa kesehatan merupakan kata kunci yang kerap dicari para pembeli online. Mulai dari makanan sehat, alat olahraga, perawatan medis, bahkan asuransi kesehatan.

“Seluruh produk yang ada di Fits.id telah kami kurasi untuk dapat menunjang kebutuhan masyarakat akan kesehatan raga, pikiran, dan jiwa karena kami percaya konsep kesehatan itu tidak bisa berdiri sendiri,” tambah E-Commerce Manager Fits.id Sheila Rizkia.

Fits.id mengurasi merchant agar dapat menyediakan 12 pilihan produk dan jasa kesehatan yang secara holistik mencakup makanan sehat, produk olahraga, perawatan diri, medical check-up, paket wisata, hingga asuransi. Di samping itu, ada fitur potongan harga Hot Deals dan Wellness Calculator untuk memberikan rekomendasi produk asuransi dan wellness yang sesuai.

Tersedia pula fitur Insurance Comparison untuk memudahkan konsumen membandingkan produk asuransi sesuai gaya hidup masing-masing konsumen. Fits.id, sambung Sheila, didukung situs agregator produk asuransi Integra. Baik Integra maupun Fits.id adalah perusahaan afiliasi dengan nama badan hukum berbeda.

Rencana tahun ini

Secara terpisah kepada DailySocial, Sheila menambahkan sejauh ini layanan Fits.id baru bisa diakses via desktop dan akan terus disempurnakan agar konsumen nyaman berbelanja di situs. Fitur akan terus ditambah, begitu pula dengan kategori produk baru agar konsumen punya banyak pilihan.

Rencana peluncuran aplikasi masih dalam proses pematangan konsep dan user experience, agar ketika diluncurkan dapat diterima dengan baik oleh konsumen. “Untuk jangka panjangnya, tentunya kami ingin menjadi satu-satunya one stop wellness e-commerce yang dituju masyarakat Indonesia.”

Seiring dengan target tersebut, Sheila menyebut saat ini perusahaan belum berencana memonetisasi bisnisnya. Layaknya perusahaan e-commerce lain di awal pertumbuhan, perusahaan masih fokus memperbaiki konten, meningkatkan kualitas user experience, brand awareness, menumbuhkan kepercayaan, dan reputasi.

“Ketika fase tersebut sudah sempurna, kami yakin seluruh pihak di Fits.id akan tumbuh bersama dengan meningkatnya volume penjualan yang tinggi dan meningkatnya margin pendapatan. Secara operasional kami juga ada toko offline yang sudah memiliki basis konsumen yang cukup luas.”

Sheila menyebutkan pendanaan operasional masih berasal dari shareholder internal Fits.id dan belum berencana untuk penggalangan dana, meski tidak menutup opsi tersebut di masa depan.

Source : https://dailysocial.id/post/platform-e-commerce-wellness-fits-id